My Writings. My Thoughts.
Challenging of geometri
At » 01.19 // 0 Comments »
Ejercicios De GeometrĂa
View more documents from Oscar Felipe Acevedo Jimenez
Kesebangunan SEGITIGA
At » 19.31 // 0 Comments »
Kesebangunan 3smp
View more presentations from amin hers
Kumpulan silabus RPP KKM Prota dan Prosem
At » 01.04 // 0 Comments »
Kumpulan silabus RPP KKM Prota dan Prosem SMP Semester 1
- Agama Islam – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Matematika – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- I P A - = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- I P S - = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Bahasa Indonesia – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Bahasa Inggris - = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- P Kn – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Keterampilan - = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Pendidikan Jasmani – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Seni Budaya – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- T I K - = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Model IPA terpadu - = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Model IPS terpadu – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- BK (Bimbingan Konseling) - = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
Kumpulan silabus RPP KKM Prota dan Prosem SMP Semester 2
- Agama Islam – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Matematika - = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- I P A – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- I P S - = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Bahasa Indonesia – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Bahasa Inggris – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- P Kn - = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Keterampilan – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Pendidikan Jasmani – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Seni Budaya - = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- T I K – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Model IPA terpadu – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Model IPS terpadu – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- BK (Bimbingan Konseling) - = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
- Al-Qur’an Hadist (Muatan Lokal SMP) – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = -
[1] Disini
silabus smp ,rpp smp 2011 ,silabus smp 2011 ,DOWNLOAD KKM PENDIDIKAN AGAMA SMP 2010/2011 ,prota promes bahasa indonesia smp kelas VII ,prota bahasa indonesia smp ,promes prota bahasa indonesia smp kelas 9 ,rpp ips terpadu smp kelas 9 ,prota bahasa indonesia smp kelas 7 ,download prota bahasa indonesia smp
At » 11.02 // 0 Comments »
Banyak siswa yang kebingungan ketika berhadapan dengan soal tentang aturan sinus dan aturan cosinus.
Ada tips dari saya. Tips ini saya dapatkan berdasarkan pengalaman saya mengerjakan soal-soal tentang aturan sinus dan aturan cosinus.
Ada tips dari saya. Tips ini saya dapatkan berdasarkan pengalaman saya mengerjakan soal-soal tentang aturan sinus dan aturan cosinus.
Tipsnya: waktu baca soal perhatikan berapa banyak sudut yang diketahui.
1. Jika ada dua sudut yang diketahui maka gunakan aturan sinus.
2. Jika hanya satu sudut yang diketahui kemudian lihat pertanyaannya:
2. Jika hanya satu sudut yang diketahui kemudian lihat pertanyaannya:
2.1 Jika ditanya sudut maka gunakan aturan sinus.
2.2. Jika ditanya sisi maka gunakan aturan cosinus.
3. Jika tidak ada sudut yang diketahui maka gunakan aturan cosinus.
2.2. Jika ditanya sisi maka gunakan aturan cosinus.
3. Jika tidak ada sudut yang diketahui maka gunakan aturan cosinus.
Contoh 1:
Pada segitiga ABC dengan sudut B = 105 derajat, sudut C = 45 derajat, dan panjang AB = 10V2.
Tentukan panjang BC?
Pada segitiga ABC dengan sudut B = 105 derajat, sudut C = 45 derajat, dan panjang AB = 10V2.
Tentukan panjang BC?
Jawab:
Banyak sudut yang diketahui ada 2 yaitu sudut B dan sudut C. Gunakan aturan sinus!
BC : sin A = AB : sin C
BC = (AB : sin C) x sin A
BC = (10V2 : sin 45 derajat) x sin (180 – 105 – 45) derajat
BC = (10V2 : 1/2 V2) x sin 30 derajat
BC = (20) (1/2)
BC = 10
Banyak sudut yang diketahui ada 2 yaitu sudut B dan sudut C. Gunakan aturan sinus!
BC : sin A = AB : sin C
BC = (AB : sin C) x sin A
BC = (10V2 : sin 45 derajat) x sin (180 – 105 – 45) derajat
BC = (10V2 : 1/2 V2) x sin 30 derajat
BC = (20) (1/2)
BC = 10
contoh 2:
Pada segitiga PQR diketahui panjang sisi RQ = 4, PQ = 8 dan besar sudut P = 30 derajat. Tentukan nilai sin R!
Pada segitiga PQR diketahui panjang sisi RQ = 4, PQ = 8 dan besar sudut P = 30 derajat. Tentukan nilai sin R!
Jawab:
Banyak sudut yang diketahui ada 1 yaitu sudut P = 30 derajat.
Karena diketahui hanya satu sudut maka lihat pertanyaannya.Yang dintanyakan adalah sin R (sudut R). Gunakan aturan sinus!
sin R : PQ = sin P : RQ
sin R = (sin P : RQ) x PQ
sin R = (sin 30 derajat : 4) x 8
sin R = (1/2 : 4) x 8
sin R = 2 x 8
sin R = 16
Banyak sudut yang diketahui ada 1 yaitu sudut P = 30 derajat.
Karena diketahui hanya satu sudut maka lihat pertanyaannya.Yang dintanyakan adalah sin R (sudut R). Gunakan aturan sinus!
sin R : PQ = sin P : RQ
sin R = (sin P : RQ) x PQ
sin R = (sin 30 derajat : 4) x 8
sin R = (1/2 : 4) x 8
sin R = 2 x 8
sin R = 16
Contoh 3:
Jika pada segitiga ABC diketahui panjang sisi AB = 9, AC = 24 dan besar sudut BAC = 60 derajat, maka panjang sisi BC = …
Jika pada segitiga ABC diketahui panjang sisi AB = 9, AC = 24 dan besar sudut BAC = 60 derajat, maka panjang sisi BC = …
Jawab:
Banyak sudut yang diketahui ada 1 yaitu sudut BAC = sudut A = 60 derajat.
Karena diketahui hanya satu sudut maka lihat pertanyaannya. Yang dintanyakan adalah sisi BC. Gunakan aturan cosinus!
BC kuadrat = BA kuadrat + AC kuadrat – 2 . BA . AC . cos A
BC kuadrat = 9 kuadrat + 24 kuadrat – 2 (9) (24) (1/2)
BC kuadrat = 81 + 576 – (9) (24)
BC kuadrat = 657 – 216
BC kuadrat = 441
BC = V(441)
BC = 21
Banyak sudut yang diketahui ada 1 yaitu sudut BAC = sudut A = 60 derajat.
Karena diketahui hanya satu sudut maka lihat pertanyaannya. Yang dintanyakan adalah sisi BC. Gunakan aturan cosinus!
BC kuadrat = BA kuadrat + AC kuadrat – 2 . BA . AC . cos A
BC kuadrat = 9 kuadrat + 24 kuadrat – 2 (9) (24) (1/2)
BC kuadrat = 81 + 576 – (9) (24)
BC kuadrat = 657 – 216
BC kuadrat = 441
BC = V(441)
BC = 21
Contoh 4:
Pada segitiga PQR diketahui PQ = 5, PR = 6, dan QR = 7. Nilai cos P = …
Pada segitiga PQR diketahui PQ = 5, PR = 6, dan QR = 7. Nilai cos P = …
Jawab:
Jika tidak ada sudut yang diketahui maka gunakan aturan cosinus!
QR kuadrat = QP kuadrat + PR kuadrat – 2 . QR . PR . cos P
7 kuadrat = 5 kuadrat + 6 kuadrat – 2 (5) (6) cos P
49 = 25 + 36 – 2 (5) (6) cos P
49 = 61 – 60 cos P
49 – 61 = – 60 cos P
- 12 = – 60 cos P
12 = 60 cos P
12/60 = cos P
1/5 = cos P
Jika tidak ada sudut yang diketahui maka gunakan aturan cosinus!
QR kuadrat = QP kuadrat + PR kuadrat – 2 . QR . PR . cos P
7 kuadrat = 5 kuadrat + 6 kuadrat – 2 (5) (6) cos P
49 = 25 + 36 – 2 (5) (6) cos P
49 = 61 – 60 cos P
49 – 61 = – 60 cos P
- 12 = – 60 cos P
12 = 60 cos P
12/60 = cos P
1/5 = cos P
Judul-judul SM Prodi PMIPA FKIP UNRI
At » 10.34 // 0 Comments »
Silahkan Klik link dibawah agar teman2 bisa Download langsung filenya (.pdf)
Semoga bermanfaat, karena Berbagi itu indah
Teorema Titik Tetap Brouwer
At » 13.06 // 0 Comments »
Bayangkan ada sebuah gelas berisi air yang tenag, diam tak bergerak. Kita tahu air terdiri dari molekul-molekul H2O. Selanjutnya kita aduk gelas tersebut lalu tunggu sampai air kembali tenang. Pertanyaannya, apakah semua molekuk air berpindah posisi? dengan kata lain apakah posisi semua molekul air sebelum diaduk dan sesudah itu berbeda? Tidak, ada molekul air yang tidak berpindah posisi yang posisisnya tetap baik sebelum maupun seseudah diaduk.
Bagaimana bisa begitu?
Itu dikarenakan Teorema titik tetap Brouwer
Teorema Titik Tetap Brouwer (TTTB) : Diberikan
bola unit tertutup pada ruang euclid
maka setiap fungsi kontinyu
terdapat titik tetap yaitu titik
dengan
Secara sederhana TTTB mengatakan jika kita punya bola pejal yang berisikan titik-titik yang tak hingga banyak. Kemudian kita aduk-aduk, kita obok-obok isi bola tersebut maka terdapat titik yang posisinya tetap tidak berubah. Inilah yang disebut dengan titik tetap, titik tetap tidak harus tunggal bisa saja lebih dari satu. TTTB berlaku pada dimensi berapapun, bola pejal berdimensi 37 pun berlaku TTTB meskipun kita sulit membayangkan bola berdimesi 37. TTTB juga berlaku pada apapun yang homeomorphic ke bola pejal, itu berati TTB juga belaku pada kubus pejal ataupun piramida pejal. Akan tetapi TTTB tidak belaku pada bola terbuka (tidak mempunyai kulit). Pada dimensi satu, TTTB ekuivalen dengan Teorema Nilai Tengah.
Fungsi kontinyu
pada TTTB tidak harus bijektif atau injektif, pokoknya yang penting kontinyu.
Pembuktian rumus volume bola dengan integral
At » 13.03 // 0 Comments »
Postingan ini ditujukan untuk para komentator di postingan saya sebelumnya, semoga dengan ini kalian semua bisa lebih mengerti
Disini saya akan coba menjelaskan tentang mengapa rumus volume bola adalah 4/3 π r3
Coba terlebih dulu mari kita perhatikan rumus dari luas permukaan bola..
Coba terlebih dulu mari kita perhatikan rumus dari luas permukaan bola..
Luas Permukaan Bola = 4. π. r2 ;dimana r adalah jari-jari bola
Dengan Metode Integral, kita dapat membuktikan bahwa rumus volume bola adalah 4/3 π r3
Perlu diketahui bahwa Volume bola merupakan Integral dari luas permukaan bola, atau dengan kata lain luas permukaan bola merupakan differensial atau turunan dari volume bola.
Perlu diketahui bahwa Volume bola merupakan Integral dari luas permukaan bola, atau dengan kata lain luas permukaan bola merupakan differensial atau turunan dari volume bola.
Mari kita buktikan bersama ( kalo bener tolong di-rating five-star yah postingan yang ini
)
Volume Bola = ∫ Luas Permukaan Bola
Volume Bola = ∫ 4. Ï€. r2 dr
Volume Bola = 4. Ï€. ∫ r2 dr
Volume Bola = 4. π. ( 1/3 r3 )
Volume Bola = 4/3 π. r3 << TERBUKTI
Semoga dapat dimengerti dan membantu kamu semuanya
Yang masih gak ngerti silahkan tanya yah, jangan malu2
Kalo bisa tolong dikomentarin dan dirating yah postingan saya ini
Yang masih gak ngerti silahkan tanya yah, jangan malu2
Kalo bisa tolong dikomentarin dan dirating yah postingan saya ini
Tulisan lain yang berhubungan:
- Pelajaran Matematika : Pembuktian Rumus Volume Kerucut dengan Integral
- Rumus Volume dan Luas Permukaan Bangun Ruang
- Pembuktian keliling lingkaran dari luas lingkaran dengan integral
- Belajar Matematika : Dasar Pengertian tentang Volume dari Suatu Bangun Ruang
- Menghitung rumus volume maksimum dari sebuah tabung di dalam kerucut
My videos. Featured videos.
Laman
Menu Pilihan
Tentang ku, tentang mu dan tentang semuanya !
Diberdayakan oleh Blogger.
Cari Blog Ini
My photos. Now you know me.
My lifestream. Stay updated with me.
Price my Blog
My site is worth$3,428.4Your website value?
My favblog. Feeds from them.
-
Perhatikan cara demi cara biar lebih mahir..! (Wanteta Satria)
-
1. Lingkaran Luar Segitiga a. Pengertian Lingkaran Luar Segitiga Lingkaran luar suatu segitiga adalah suatu lingkaran yang melalui s...
-
Bagi kamu penggemar chatting via ponsel baik itu chatting dari akun Facebook, Yahoo Messengar, MSN dan lainnya, sekarang eBuddy versi 2.2....
-
Assalamu alaikum wr. wb buat siswa siswi SMP dan seluruh teman-teman guru Matematika yang membutuhkan bahan ajar matematika, saya post...
-
Postingan ini ditujukan untuk para komentator di postingan saya sebelumnya, semoga dengan ini kalian semua bisa lebih mengerti Disini saya ...
-
Lingkaran dalam segitiga adalah suatu lingkaran di dalam segitiga yang menyinggung ketiga sisi segitiga. Melukis lingkaran dalam segitiga ...
-
Kumpulan silabus RPP KKM Prota dan Prosem SMP Semester 1 Agama Islam – = Kelas VII = – = Kelas VIII = – = Kelas IX = - Matematika – = ...
-
Bagaimana cara membuat sudut yang besarnya hanya dengan menggunakan penggaris lurus dan sebuah jangka? (tanpa menggunakan penggaris busur d...
-
Sering sekali siswa sma dihadapkan pada satu soal tentang probabilitas suatu kejadian dan kebingungan akan menggunakan permutasi atau komb...











